Di Balik Awan Kelabu..

Di Balik Awan Kelabu..

Semua senang ketika menang, kalimat yang membuat seorang gadis manis yang penuh dengan kehangatan dalam kehidupannya, suara merdu, kepribadian supel, melengkapi terik nya setiap pagi.

Namanya adalah Merliana Rantika Pratami. Tinggal di sebuah pemukiman yang sederhana, dihiasi dengan warna hijau cat rumahnya, yang terletak di jalan rinjani kota tekstil itu. Keharmonisan keluarga menjadikannya seorang yang berkepribadian menarik, penuh magnetic dalam dirinya sehingga banyak laki-laki yang terfokus kepadanya.

Dia merupakan gadis aktif, cerdas, dan berani. Selalu mengukir sesuatu dalam kesehariannya. Layak kayu meranti yang selalu indah ketika di ukir.

kekasihnya yang begitu pantas, sangat sayang kepadanya, tampan dan harmonis. Begitupun dia kepada laki-laki itu. Dia selalu senang jika menjalani kisah nya dengan laki-laki itu walau dalam kesembunyian. Laki-laki itu bernama Renaldi. Seorang olahragawan lapangan hijau.

Pertemuan mereka berawal dari sebuah buku cerita Hitam Putih, yang tak sengaja menjadikan tatapan mereka bertemu di ruang perpustakaan sekolah itu.

Memang benar kata pepatah tentang pandangan pertama begitu menggoda, sangat menggoda sehingga mereka pun terdiam untuk beberapa detik yang lama, yang selanjutnya saling tersenyum sendiri menertawakan waktu.

Buku itu bagus bukan, Tanya renaldi kepada Ranti sambil memberikan raut muka penuh harapan untuk saling menyambung lidah. Ya buku ini bagus banget, kisah tentang seorang yang mencari arti jati diri. Jawab manis Ranti panggilan khas gadis itu. Sambung lidah akhirnya terjalin, keakraban dua insan berbeda terjalin merdu seperti jalak bali yang bernyanyi riang.

Apa olah raga kegemaranmu ran, Tanya renaldi kepada ranti selepas pulang sekolah itu. Aku sangat suka olah raga air, tepatnya aku suka Layar, menurutku layar merupakan aku, karena bisa senang ketika terhempas angina laut yang mengasikan itu.

Awal aku bertemu dengan layar ketika aku sering ikut ayahku pergi sekedar mencek lapangan, dan ketika itu aku bertemu dan ditawari oleh seorang laki-laki tua yakni pak samsu nama khasnya, untuk main layar, tadinya sih hanya sekedar iseng saja aku main layar. Eh semakin aku menguasai semakin aku senang bermain layar, apalagi aku sangat senang dengan air, ya walaupun main layar membuat kulitku menjadi gelap, tapi aku kan masi punya raut muka yang manis.. hehehhe. Saat ini aku lagi persiapan perlombaan, setiap hari minggu kegiatan latihan layarku full dari pagi menclok sampai malam aku tiba di rumah, terlelap dan langsung membuat pulau setelah bermain di pulau.

Selain kegiatan itu aku juga punya band loh, band ku beraliran pop alternatif. Sudah lumayan lama aku merintis band ini bersama anggota yang lain yang notabene adalah sahabat terdekatku, olehkarena itu bandku bernama ( Sahabat Bahasa Rusia ).

Begitulah sepintas ranti bercerita mengenai dirinya kepada renaldi. Yang membuat renaldi bertambah kagum padanya itu.

Lalu bagaimana denganmu nald tanya balik meranti dengan senyumnya yang cantik itu.

Renaldi pun berbalik bercerita mengenai dirinya yang gagah perkasa itu

Kalo aku sangat suka sama Bola sepak, aku mulai berlatih bola semenjak SD kelas 4, melihat postur tubuhku ini yang tinggi aku selalu dipercayai menjadi penjaga gawang loh. Dan kamu tau sendiri aku disini sekarang menjadi penjaga gawang pertama hehehehehe.

Oh iya aku juga suka sama musik – musik yang beraliran ngepop, asik banget tuh jika di dengerin apalagi jika punya masalah langsung ilang deh kayaknya.

Keseharianku juga hampir sama ran, selalu berlatih sepak bola, apalagi mau menghadapi turnamen kedepan, selalu sibuk berlatih dan berlatih. Kita harus tetep semangat ya ran supaya kita dapat berkarya di bidang yang kita geluti ini.

Obrolanpun menyita separuh siang hari yang mendung itu, yang akhirnya mengantar mereka menuju rumahnya masing – masing dengan tawa indah dari dua sejoli itu.

Begitulah awal pertemuan ranti dengan renaldi. Yang kemudian mereka berdua menjalin hubungan yang melebihi teman. Sangat dalam hubungan mereka. Mengasikan dan menyenangkan. Sampai kemudian terjadi kisah yang memaksa mereka harus berpisah.

Prestasi ranti merosot di layar, karena pikiran ranti terpecah, sampai-sampai dia terbawa hempasan angin laut ke suatu pulai yang jauh dari tempat dia berlatih, yang membuat semuanya cemas dan khawatir. Rantipun dengan berat mengambil keputusan bahwa dia harus berpisah dengan naldi kekasihnya yang ia sayangi.

Selepas pulang sekolah, dengan keadaan cuaca yang lumayan mendung itu menandakan akan turun hujan sebentar lagi, Ranti dan Naldi duduk berdua di pojokan kantin sekolahnya. Membicarakan permasalahan yang timbul akibat hubungan mereka. “Aku Harus Meninggalkanmu Nald” Ucap ranti dengan nada tersedak setelah bercerita panjang tentang kelakuanya di layar yang dipengaruhi oleh hubungannya dengan naldi.

“Jawab Nald jangan diam saja…” tegas ranti sambil berkaca-kaca. “Aku bingung ran.. aku gak tau harus berbuat apa tentang ini.. Aku Pergi..”. Jawab Renaldi sambil menahan kesedihan hatinya, yang selangkah demi selangkah meninggalkan ranti duduk menangis sendiri, dan dia pun ikut menangis sejalan dengan langkahnya meninggalkan ranti. Ranti menangis sendiri.. suasana hujan pun melengkapi kesedihannya di siang yang kelabu itu.

Esok hari sampai hari terakhirnya di sekolah milik perusahaan terbesar di ujung jawa itu, Ranti dan naldi tak pernah bersapa apapun. Ketika naldi berpapasan dengan ranti pun dia diam dan sinis. Sampai akhirnya mereka lulus renaldi pergi keluar kota untuk melanjutkan kuliah. Dan ranti memutuskan untuk berkuliah di Kampus Langit. Yakni STMIK Pulau Langit.

6 Responses to “Di Balik Awan Kelabu..”

  1. wew.. cerpen maneh…
    ndang digae ebook khusus cerpenmu le….
    trus dekek na ruangperempuanku.web.id
    hahahahahah…

  2. dinz says:

    whehehehehhe…. pengennya.. ini bertahap mbak e.. insya Allah kalo ceritanya udah kelimaks tak bikin e-booknya..

  3. SEMANGAT !!!

    ehm, aku punya postingan baru euy…

  4. thunderhorse says:

    dinz jago bgt bkin cerpen…

  5. kudapetir::: yo mesti jago bikin cerpen…, kan itu aktualisasi ke-jagoannya ngibul…
    hahha

  6. dinz says:

    wkwkwkw.. dasar mbak… kadut

Leave a Reply