<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Coretan Tangan</title>
	<atom:link href="http://coretan-tangan.indofocus.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://coretan-tangan.indofocus.net</link>
	<description>sebuah coretan dari jari jemari tangan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Feb 2010 12:08:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Asmara Tak Lagi Menyapa</title>
		<link>http://coretan-tangan.indofocus.net/coretan-tentang-itu/asmara-tak-lagi-menyapa/</link>
		<comments>http://coretan-tangan.indofocus.net/coretan-tentang-itu/asmara-tak-lagi-menyapa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 12:08:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dinz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Rasa dan Logika]]></category>
		<category><![CDATA[Aku]]></category>
		<category><![CDATA[Asmara]]></category>
		<category><![CDATA[Meranti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://coretan-tangan.indofocus.net/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Terbesit kembali pikiran untuk mencari sebuah pendamping remaja. Yah sudah hampir satu tahun dengan kesendirian tanpa ada teman yang dekat yang saling berbagi kasih dan sayang. Mungkin ini sebuah curhatan di hari yang melelahkan selama satu minggu ini.
Valentin yang menurut kebanyakan orang itu adalah hari kasih sayang, yap akupun merasa sangat berbeda di hari sebelumnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terbesit kembali pikiran untuk mencari sebuah pendamping remaja. Yah sudah hampir satu tahun dengan kesendirian tanpa ada teman yang dekat yang saling berbagi kasih dan sayang. Mungkin ini sebuah curhatan di hari yang melelahkan selama satu minggu ini.</p>
<p>Valentin yang menurut kebanyakan orang itu adalah hari kasih sayang, yap akupun merasa sangat berbeda di hari sebelumnya ketika akan datang tanggal 14 di bulan kedua itu. Mungkin hasutan orang-orang tentang makna hari itu sudah masuk didlam otakku. Tapi apa yang dapat ku perbuat ketika kenyataannya aku memang tak sanggup untuk mempunyai seorang kekasih atau pacar. Sulit untuk memungkiri itu.</p>
<p>Dari perempuan pertama yang masuk kedalam hatiku sampai yang kemarin. Yang ketiga tepatnya yang menjadi kekasih atau pacarku. Aku selalu mengulangi sifat itu, sifat yang cuek dan masa bodo ketika sudah mendapatkan kata “ Ya aku Mau Jadi Pacarmu”.</p>
<p>Mungkin yang paling merasa sakit hati adalah yang terakhir, karena dia adalah gadis yang polos, lembut, dan selalu mengalah. Hanya 1 bulan aku menanggapinya dan aku membuat nuansa 2 bulan kemudian menjadi Hambar. Tanpa ada kepastian, aku tak mau memanggil diriku bodoh. Namun aku bingung harus memanggil diriku ini apa.</p>
<p>Perasaan iri selalu ada ketika teman-temanku asik bercerita tentang pacar-pacarnya sambil memaerkan foto foto yang mengasikan menurut mereka. Aku hanya bisa senyum dan memendam rasa iri dalam-dalam. Apa memang aku tak pantas mendapatkan kekasih.. (mengeleuh mode on).</p>
<p>Aku butuh, tapi malas. Aku malas tapi butuh hiburan sebuah canda yang penuh dengan asmara. Selalu ku putar judul Lagu cintanya bang iwan fals yang mungkin bisa sedikit mengobati rasa kosong asmara didalam ragaku ini. Dalam lirik itu berkata ditanganku luka, dan ditangankupun aku suka. Aku bingung mengatakan cinta, aku memang rindu pada sebuah asmara tapi aku bingung dan tak tau harus berbuat apa, menunggu apa dan apa dan apa.</p>
<p>Tertawa bersama teman satu lagi obat penyegar, namun teman-temanku banyak yang tak sejalan dengan pikiranku ini. Mereka suka marah dan emosi, tak mengerti, menertawakan, kadang cemooh yang membuatku terdiam.  Serasa memang aku tak pantas berasmara dimasaku remja.</p>
<p>Aku selalu bertanya dan selalu menemukan jawaban tapi tak dapat mengimplementasika jawabanku itu.  Yahhh begitulah aku. Semoga hari-hariku menjadi lebih indah.. amienn&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://coretan-tangan.indofocus.net/coretan-tentang-itu/asmara-tak-lagi-menyapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
