Malam ini memang terasa dingin.
Sore hari tadi angina begitu besar.
Layang-layang berbunyi sungguh menggema.
Siang itu aku terdiam.
Sepasang merpati berbicara padaku
Bintang yang aku dambakan telah mempunyai orbit
Aku hanya diam dan melihat tawa merpati yg mungkin menghiburku
Atau mungkin menertawakanku.
Aku harap bintang itu bisa bercahaya lebih indah
Siang tadi begitu cantik dia
Mengalihkan sebagian perhatianku
Sebagian tatapan mataku
Dan sepenuh hati aku memang suka dia
Stand beside me wahai bintang
Ingin sekali aku memegangmu
Dan sangat ingin aku mengecup indahnya cahayamu
Aku merasa jatuh dari puncak yang sangat tinggi
Menghempaskan seluruh perasaanku
Menahan tangis yang sebenarnya tak harus menangis
Menahan tawa yang seharusnya tidak tertawa
I Love Only You The One Star
Harapan…….
Mungkin ada, mungkin habis, mungkin tak terasa
Aku memang bodoh.
Tidak pintar seperti orbit itu
Tidak tampan seperti orbit itu
Tidak bisa mengajak makan di tempat indah
Aku bingung sekarang
Kebulatan hatiku pecah kembali
Percaya diriku terhapus kembali
Sulit….
Aku jatuh dari puncak itu
Puncak bintang namanya.
-
-
Leave a Reply




