• 4th August 2009 - By dinz

    Malam ini memang terasa dingin.
    Sore hari tadi angina begitu besar.
    Layang-layang berbunyi sungguh menggema.
    Siang itu aku terdiam.
    Sepasang merpati berbicara padaku
    Bintang yang aku dambakan telah mempunyai orbit
    Aku hanya diam dan melihat tawa merpati yg mungkin menghiburku
    Atau mungkin menertawakanku.
    Aku harap bintang itu bisa bercahaya lebih indah
    Siang tadi begitu cantik dia
    Mengalihkan sebagian perhatianku
    Sebagian tatapan mataku
    Dan sepenuh hati aku memang suka dia
    Stand beside me wahai bintang
    Ingin sekali aku memegangmu
    Dan sangat ingin aku mengecup indahnya cahayamu
    Aku merasa jatuh dari puncak yang sangat tinggi
    Menghempaskan seluruh perasaanku
    Menahan tangis yang sebenarnya tak harus menangis
    Menahan tawa yang seharusnya tidak tertawa
    I Love Only You The One Star
    Harapan…….
    Mungkin ada, mungkin habis, mungkin tak terasa
    Aku memang bodoh.
    Tidak pintar seperti orbit itu
    Tidak tampan seperti orbit itu
    Tidak bisa mengajak makan di tempat indah
    Aku bingung sekarang
    Kebulatan hatiku pecah kembali
    Percaya diriku terhapus kembali
    Sulit….
    Aku jatuh dari puncak itu
    Puncak bintang namanya.

    Related Posts via Categories

  • Leave a Reply

    *


Ad