Apapun itu aku tak tau harus mendefinisikannya bagaimana, aku merasa senang yang sangat teramat banyak ketika didekatnya, akhir-akhir ini. Apakah Meranti Suka padaku?? Pertanyaan bodoh dan pemikiran yang sangat dangkal.
Meranti itu istimewa, sebening embun bukit sendayu jika memikirkannya, seindah mandalawangi ketika menyapu pagi. dan seindah alas purwo dengan sunsetnya.
Aku seperti terbang dengan kawanan burung V, merasa berdayung bersama kuatnya hempasan banyu, indah sekali anugrah tuhan yang satu ini. didalam pemikiran indah tersirat suatu keraguan tentang idealis. kadang aku berfikir ketika dimalamku yang hening tentang kesendirian.
ini hanya sebuah kata tentang “Cinta”, membuat semua orang berbeda ketika datangnya itu, membuat orang tertawa ketika indah, dan membuat orang menangis ketika luka. kawanku seorang laki-laki pun menangis ketika datang penyakit itu yang dahsyat.
tapi Cinta yang ku alami selalu kandas diawal berlayar, tak lama dan tak terasa. sehingga membuatku trauma menghadapi itu. rasa benar-benar datang pada Mis Java yang kala itu aku temukan ketika dia tersenyum. tapi tak berani aku ucapkan karena aku memang Pecundang. pertemuan indah ketika awal bertemu dengan cinta.
rasa cintaku yang kedua datang pada gadis yang begitu agresif, sifatnya itu membuatku takjub dan terpana. sehingga sangat sukar untuk melupakannya hingga saat ini, kujuluki dia Aconk. padanya aku sempat merasakan anugrah indah dan sangat kuselami itu. dia memang gadis yang membuatku jatuh hati, tapi kemudian kandas tak berbekas dan menyakitkan.
perasaanku yang ketiga terasa pada kaktus, gadis modis yang mempunyai senyum sunggil yang begitu indah, namun waktu itu aku tak bisa berjuang karena rasa solidaritasku pada sahabat yang sangat indah. semoga mereka langgeng sampai pelaminan tiba.
Rasa cintaku berikutnya adalah meranti, rasa cinta yang berawal dari melihatnya menangis, dan pemikiran idealisnya yang simponi membuatku selalu memikirkannya. cinta yang sekarang aku rasakan begitu berbeda, sangat-sangat dan teramat cantik, mempesona. meranti memang membuatku gila, sudah banyak puisi tercipta, dan lagu yang sengaja aku fikirkan untuknya.
hanya waktu yang bisa menjawab apakah aku pantas untuk meranti. dan apakah aku hanya punya impian untuk dapat bersama meranti. itulah cinta yang beberapa kali aku alami, dan sekarang aku hanya berharap selalu bertemu dengan meranti. karena aku Suka pada meranti melebihi rasaku pada, Java, Aconk, Dan Kaktus.





VancolleyS on November 23, 2009
Dari dulu beginilah Cinta… Deritanya Tiada Akhir…… kwkwkwkw
fay on November 23, 2009
hehehehehe……… bisa jadi ketemu orang lain lagi trus cintanya lebi gede dari yang meranti lo..;)
stujju ma mas vancolleys.. dari dulu beginilah cinta, deritanya tiada akhhir…:P *pat kay mode*
dinz on November 24, 2009
kan hanya sebuah fenomena dut.. not really.. wkwkkwkwkwk
dinz on November 24, 2009
wkkwkwkw.. memang cinta tiada berakhir.. menunggu mawar.. kapan datang yah.. wkkwkwkwkw
ceriaselamanyah on December 9, 2009
ini mawarnya udah datang… hahahahhahaha
dinz on December 9, 2009
Mawarr Ohh.. Kapan Kita Bertemu Manis… :p
ceriaselamanyah on December 21, 2009
kalo bos kadutmu memberiku sangu lagi ke jakarta coy….
hahahha
dinz on December 21, 2009
wkkwkw…. okei…