Ketika kecil aku selalu berimimpi menjadi seorang perancang, memimpikan itu hatiku sangat riang, sampai-sampai aku berlantang bahwa aku ini seorang perancang di tahun aku dewasa.
Sebuah ideology baru aku dapat ketika aku duduk di bangku SMK, filsafatku berubah 180 derajat. Yang dulu aku sangat gemar dengan angka menjadi marah ketika angka sembilan menjadi angka enam, angka delapan berubah menjadi empat, dan begitu seterusnya.
Ketika itu aku kaji kembali cita-citaku semasa kecil, sehingga aku mempunyai harapan baru jika beranjak dewasa. Kala itu aku berkata aku ingin menjadi seorang designer di bidang komputer yang berbasis advertise dan karya seni. Sehingga aku masuk kuliah jurusan komputer, hingga sekarang.
Pengalamanku banyak untuk menjadikan aku menjadi seorang designer, tutorial tentang design tak sedikit aku buat, menjadi seorang admin di sebuah forum dunia maya yang berbasis design. Namun hal itu kini memudar perlahan, kegiatan baru di suasana kampus membuat aku kembali mengkaji tentang yang aku fikirkan itu.
Seorang organisator yang sering bervokal dan banyak di hujat orang, menjadi keseharianku disuasana edukasi yang aku hirup.Ditambah menjadi seorang tenaga pengajar di satu sekolah menengah kejuruan di kotaku. Aku bertanya kepada diriku sendiri mengapa aku bisa menjadi seorang guru saat ini. Entah kapan aku bisa menjawab pertanyaan itu.
Sekarang aku mulai sedikit sadar tentang arti dewasa. Bagiku, aku sedikit merasa dewasa ketika aku bisa tenang ditengah masalah dating. Dan aku akan menjadi orang yang beruntung ketika aku dapat memudahkan keberuntungan bagi orang lain, maka janganlah terfokus kepada keuntungan diri sendiri.





VancolleyS on October 14, 2009
Generasi muda yang identik dengan sifat multitaskingnya… hahahaha…. hingga serasa dunia menyempit lantaran banyak deadline… serasa dikejar oleh waktu….
dan sesungguhnya Waktu itu akan selalu tersedia bagi mereka yang mau Memanfaatkannya….
Sudahkah kamu menghargai waktumu kawan…??? atau sesungguhnya apa yang kau tulis hanyalah sebuah pernyataan untuk menghibur diri sendiri… sejenak meyakinkan kepada pembaca bahwa dirimuw masih merasa mampu padahal kamu mulai lelah menata semangatmu…..
katanya bang Ebbiette,” Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyamg…”
Chayoooooooooooooooooo…………………..
dinz on October 15, 2009
hehhehe.. fiughh.. lalu bagaimana membagi waktu dut..