Fase Kebimbangan…

Fase Kebimbangan…

Aku menyerah..
Menyerah karena memang sudah kalah..
Menyerah dan meliahtnya menang..
Termia kasih..
Dia memang telah membuatku berubah
Sedikit bisa memhamai apa itu kehidupan.
Dan banyak membuatku menggapai hal hal yang baru.
Sebenarnya aku memasuki dunia baru karena dia.
Memasuki dunia yang asing.
Yang selalu bervokal dan berargumen
Lautan transisi akan aku sebrangi
Saat ini aku masih berada di tepi pantai
Mempersiapkan apapun yang aku perlukan untuk menghadapinya
Bintang itu
Sulit melupakannya..
Mudah untuk mengingatnya
Memang keindahan bintang itu bukan untuku
Aku menyadari bahwa aku memang lemah
Dan belum siap menghadapi lawan jenis
Yang selalu menggunakan perasaannya dibandingkan logika berfikirnya.
Dunia asmara remajaku tidak indah
Juga tidak sadis seperti afgan
Melainkan datar.. layak sebuah kolam yang tidak berikan.
Tapi dunia remajaku lebih indah dengan persahabatan.
Lebih bernyanyi dengan kawan yang akrabnya melebihi kekasih.
Mereka yang pintar, manja, enjoy, Easy Going, Jujur, kocak, oh indah sekali
Kawanku yang tidak pintar dia punya sesuatu yang bisa membuatku iri padanya.
Oh begitu asik dunia remajaku.
Tak lupa sahabat dunia mayaku yang selalu memberikan pengalaman-pengalamannya tentang dunia transisi yang dia geluti.
Semoga sukses sahabat mayaku.
Aku sendiri
Tetap dan selalu berjuang dalam kebimbangan
Memasuki polafikir yang baru
Dan ingin selalu ingin memasuki fase bingung
Karena fase bingung selalu dialami oleh orang yang ingin berfikir
Fase bingung membuat kita bimbang
Dan itu aku saat ini.
Memasuki fase kebimbangan
Dan mulai memilih satu jalan
Yang aku yakini aku bisa sukses dengan jalan itu.
Terus berjuang, bersemangat, lebih semangat, dan selalu bergembira ketika mendapatkan sesuatu yang menggelisahkan.

Leave a Reply