• 10th August 2009 - By dinz
    Fase Kebimbangan…

    Aku menyerah..
    Menyerah karena memang sudah kalah..
    Menyerah dan meliahtnya menang..
    Termia kasih..
    Dia memang telah membuatku berubah
    Sedikit bisa memhamai apa itu kehidupan.
    Dan banyak membuatku menggapai hal hal yang baru.
    Sebenarnya aku memasuki dunia baru karena dia.
    Memasuki dunia yang asing.
    Yang selalu bervokal dan berargumen
    Lautan transisi akan aku sebrangi
    Saat ini aku masih berada di tepi pantai
    Mempersiapkan apapun yang aku perlukan untuk menghadapinya
    Bintang itu
    Sulit melupakannya..
    Mudah untuk mengingatnya
    Memang keindahan bintang itu bukan untuku
    Aku menyadari bahwa aku memang lemah
    Dan belum siap menghadapi lawan jenis
    Yang selalu menggunakan perasaannya dibandingkan logika berfikirnya.
    Dunia asmara remajaku tidak indah
    Juga tidak sadis seperti afgan
    Melainkan datar.. layak sebuah kolam yang tidak berikan.
    Tapi dunia remajaku lebih indah dengan persahabatan.
    Lebih bernyanyi dengan kawan yang akrabnya melebihi kekasih.
    Mereka yang pintar, manja, enjoy, Easy Going, Jujur, kocak, oh indah sekali
    Kawanku yang tidak pintar dia punya sesuatu yang bisa membuatku iri padanya.
    Oh begitu asik dunia remajaku.
    Tak lupa sahabat dunia mayaku yang selalu memberikan pengalaman-pengalamannya tentang dunia transisi yang dia geluti.
    Semoga sukses sahabat mayaku.
    Aku sendiri
    Tetap dan selalu berjuang dalam kebimbangan
    Memasuki polafikir yang baru
    Dan ingin selalu ingin memasuki fase bingung
    Karena fase bingung selalu dialami oleh orang yang ingin berfikir
    Fase bingung membuat kita bimbang
    Dan itu aku saat ini.
    Memasuki fase kebimbangan
    Dan mulai memilih satu jalan
    Yang aku yakini aku bisa sukses dengan jalan itu.
    Terus berjuang, bersemangat, lebih semangat, dan selalu bergembira ketika mendapatkan sesuatu yang menggelisahkan.

    Related Posts via Categories

  • Leave a Reply

    *


Ad